Terdampak Covid-19, Ini Strategi Hotel Agar Bertahan

Pengusaha hotel di Solo, Sona Maesana. Foto/source YouTube

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dampak pandemi Covid-19 turut dirasakan oleh pengusaha hotel dan tempat wisata. Sebab, tempat usaha mereka harus tutup terlebih selama PSBB diberlakukan.

Kini, hotel dan tempat wisata pun sudah mulai kembali beroperasi. Namun tentu dengan syarat, yakni diminta untuk menerapkan protokol kesehatan.

Sebagai pemilik usaha hotel di Solo, Sona Maesana tidak keberatan. Pihaknya pun menyadari penerapan protokol kesehatan adalah yang tepat dilakukan agar usaha tetap berjalan sekaligus mengantisipasi penambahan kasus Covid-19.

Sona menambahkan, pihaknya menerapkan cara lain untuk menarik minat pengunjung di masa pandemi ini.


“Kita sering bikin even-even yang sifatnya melalui digital, seperti acara seminar dan workshop. Waktu itu kita juga mengundang Pak Wali Kota dan Ibu Gubernur Jawa Tengah, itu semata-mata untuk menjaga eksistensi The Sunan Hotel Solo itu sendiri,” paparnya di acara talkshow dengan tema “Protokol Kesehatan di Hotel dan Tempat Wisata” yang disiarkan di channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa (20/10).

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan terobosan dengan maksimalkan penggunaan ruang serbaguna.

“Memang untuk even-even meeting, seminar mungkin terjadi penurunan yang lumayan. Tapi ada satu market yang menurut kami itu masih tetap berjalan dan tinggi, yaitu wedding,” ujarnya.

“Kita buat terobosan itu, virtual wedding. Alhamdulillah terobosan kita itu dijadikan projek percontohan di Jawa Tengah, penerapan virtual wedding di hotel. Lalu terbaru, kita tahu sebentar lagi Pilkada, nah kemarin kita dipercaya pemerintah untuk menyelenggarakan rangkian kegiatan Pilkada, seperti pengambilan nomor urut, lalu nanti debat kandidat juga, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tandasnya.

(zul/pojoksatu/adv)