MUI Apresiasi Mahasiswa Demo Cipta Kerja tapi Sebaiknya Gak Usah Demo saja

Aksi demo BEM-SI menolak Omnibus Law Cipta Kerja. Foto: Rakyat Merdeka

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rencana mahasiswa kembali menggelar aksi demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja diapresiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI).


Akan tetapi, MUI juga mengimbau agar mahasiswa tidak melakukan aksi unjuk rasa. Apalagi dilakukan di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Demikian disampaikan Direktur Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI M Azrul Tanjung dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2020).

“Saya mengapresiasi atas apa yang dilakukan adik-adik mahasiswa dalam menyatakan ketidaksetujuannya atas UU Cipta Kerja ini,” tuturnya.


Azrul menilai, akan lebih baik jika mahasiswa menempuh jalur kontitusi dengan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Namun, sebaiknya sikap tidak setuju itu dibawa lewat yudicial review ke MK,” imbaunya.

Menurutnya, sebagai negara yang menganut demokrasi, adanya perbedaan adalah hal yang mutlak.

Pun demikian dengan perbedaan pendapat yang merupakan hal lumrah yang terjadi.

Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini sebaiknya mahasiswa tidak menempuh jalan dengan menggerakkan massa atau aksi unjuk rasa.

“Karena dikhawatirkan terjadi penyebaran Covid-19,” tutur pria yang juga aktivis ini.