Sudah Dirayu MUI sampai ke Istana tapi Jokowi Enggan Anulir UU Cipta Kerja

KH Muhyiddin Zainudin
KH Muhyiddin Zainudin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menganulir UU Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh DPR RI bersama Pemerintah pada 5 Oktober lalu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Jainudin dalam keterangannya, dikutip PojokSatu.id dari JawaPos.com, Minggu (18/10/2020).

Hal itu terjadi saat MUI menemui Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10) lalu.

Muhyiddin menyebut, pertemuan itu semestinya dilakukan sebelum Omnibus Law disahkan.

Sementara, MUI sudah menyampaikan pandangannya kepada DPR RI dan Pemerintah sebelum Omnibus Law disahkan.

“MUI mendengarkan dengan seksama pemaparan Presiden tujuan Omnibus Law dari segala aspek, ekonomi, investasi, penyederhaan birokrasi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar dia.

Kedatangan MUI itu, kata Muhyiddin , tidak lain meminta Presiden menghentikan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

MUI, sambung dia, menilai bahwa UU sapu jagat itu melanggar kedaulatan negara, UUD, konstitusi dan menyengsarakan rakyat.

“Ini sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945,” ujar Muhyiddin.

Loading...