PDIP: Pergub 101/2020 itu Upaya Anies Cuci Tangan Biar Anak Buah yang Disalahkan

Ketua Fraksi PDIP PDRD DKI Jakarta, Gembong Warsono

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta kembali jadi pergunjingan.


Itu terkait Peraturan Gubernur (Pergub) 101/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19.

Pasalnya, aturan itu dinilai multitafsir dan dinilai banyak pihak cukup aneh.

Aturan dimaksud itu tertuang dalam Pasal 9.


Pada Ayat 1 dijelaskan protokol kesehatan wajib dijalankan oleh siswa dan juga guru serta aturan protokol kesehatan lainnya yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran tatap muka.

Sementara pada Ayat 2 menyatakan, bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai protokol pencegahan Covid-19 di sekolah dan di institusi lainnya ditetapkan dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan.

Hal itu dinilai menjadi upaya Anies Baswedan cuci tangan dengan membolehkan kegiatan belajar tatap muka.

Namun keputusan akhirnya dilemparka kepada anak buahnya.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PDIP PDRD DKI Jakarta, Gembong Warsono kepada RMOL, Minggu (11/10/2020).

“Dia memberikan kewenangan kepada anak buah, sehingga kalau salah, yang disalahkan anak buah, kan gitu,” ujar Gembong Warsono.