Arief Poyuono: Omnibus Law Ciptaker Bukan Pengkhianatan Negara pada Rakyat!

Omnibus Law

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja dianggap sejumlah pihak sebagai bentuk penghianatan negara kepada rakyat.

Pasalnya, UU yang disebut sapu jagat itu dibuat lebih menguntungkap perusahaan dan korporasi dibanding buruh atau pekerja.

Selain itu, pengesahan UU Cipta Kerja juga tetap dilakukan kendati mendapat penolakan keras.

Sehingga, para buruh pun menggelar aksi mogok nasional dan aksi demo serentak di seluruh Indonesia.


Akan tetapi, anggapan itu dibantah Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bersatu Arief Poyuono.

Ia menegaskan, Omnibus Law merupakan produk UU yang lahir melalui proses konstitusional yang tujuannya baik bagi masyarakat dan negara.

“Omnibus Law Ciptaker bukan bentuk penghianatan negara pada rakyat,” tegas Arief dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/10/2020).

Pemerintah dan DPR, sambungnya, memiliki kewajiban untuk memastikan kehidupan masyarakat agar bisa jauh lebih sejahtera.

“Serta ada perintah dari UUD 1945 agar negara bisa menyediakan lapangan kerja dan memberikan penghidupan yang layak bagi rakyat,” sambungnya.