6.080 Pelanggar Protokol Kesehatan Dihukum Kerja Sosial

Pelanggar protokol kesehatan disuruh membuat surat pernyataan. Foto Radar Sukabumi
Pelanggar protokol kesehatan disuruh membuat surat pernyataan. Foto Radar Sukabumi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi, Acep Saeffudin mengatakan, kesadaran masyarakat menerapkan 3M masih rendah.

Karena itu, pihaknya intens melakukan sosialisasi dan penindakan kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan penerapan disiplin tahap 1 mulai dari 14 Semptember sampai 28 September, telah ditemukan pelanggaran sebanyak 38.232 pelanggaran.

Acep Saeffudin mengatakan, penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan merupakan upaya mencegah dan mengendalikan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

“Dari ribuan warga yang melakukan pelangaran tak memakai masker ini, mereka telah diberikan tegaran lisan sebanyak 3.085 orang, kerja sosial 6.080 orang dan menulis pernyataan ada 1.067 orang,” kata Acep kepada Radar Sukabumi (grup Pojoksatu.id), Minggu (4/10).

Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan ini, sengaja dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Peraturan Kepala Daerah, Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 di daerah Provinsi Jawa Barat.

Hal itu diperkuat dengan Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 61 Tahun 2020 tentang Revisi Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 56 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 19.

“Selain itu, berdasarkan keputusan Bupati Sukabumi Nomor 300/ Kep. 718 -SATPOLPP/2020 tanggal 11 September 2020 tentang tim pelaksana kegiatan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Sukabumi,” paparnya.

Penegakan disiplin protokel kesehatan ini, akan terus digencarkan untuk menigkatnya disiplin masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah penyebaran Covid-19 serta memberikan efek jera bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Sementara, untuk target dan sasarannya adalah masyarakat, aparat, pelaku usaha dan penanggung jawab tempat perkantoran dan fasilitas umum yang tidak mematuhi protocol kesehatan,” pungkasnya.

(den/radarsukabumi)

Loading...