Buruh Geleng-geleng RUU Cipta Kerja Disahkan DPR dan Pemerintah, Fix Mogok Nasional

ILUSTRASI DEMO : Demo buruh tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja membuat Ketua Umum Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos geram.


Nining menilai, langkah DPR dan Pemerintah ini sengaja dilakukan di tengah Indonesia disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19.

“Luar biasa ambisinya wakil-wakil rakyat bersama pemerintah dalam masa yang sulit, justru kemudian untuk segera melakukan pengesahan melalui paripurna,” kata Nining dalam konferensi pers secara daring, Minggu (4/10/2020).

Sejak awal kemunculannya, sambung Nining, Omnibus Law sudah menuai tentangan dari banyak pihak.


Alasannya, tidak lain lantaran RUU sapu jagat itu dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Ia lalu mengungkit pembahasan RUU Cipta Kerja yang dilakukan secara diam-diam dan berpindah dari hotel ke hotel.

Hal itu, kata Nining, membuktikan bahwa DPR dan Pemerintah tidak mau mendengar aspirasi rakyat.

“(Pembahasan) Dari tempat yang satu ke tempat yang lain justru kemudian tidak sama sekali merepresentatif bahkan sama sekali tidak mendengarkan apa yang menjadi aspirasi rakyat yang selama ini disampaikan,” kata dia.

Ia juga menilai, DPR dan Pemerintah seakan tak memiliki perasaan dengan memaksakan Ominbus Law, kendati penolakan semakin masif.