Acara KAMI di Surabaya Tidak Ada Izin, Tiga Kali Pindah Tempat sampai Dibubarkan, Ini Kronologisnya

Gatot Nurmantyo dalam acara KAMI di Surabaya yang akhirnya dibubarkan. Foto: IST

POJOKSATU.id, SURABAYA – Silaturahmi akbar dan deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Surabaya dibubarkan.

Itu setelah acara yang dihadiri Gatot Nurmantyo itu mendapat penolakan keras dari ratusan warga Surabaya yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Tetap Aman (KITA).

Awalnya, acara diselenggarakan di Gedung Juang 45, Jalan Mayjen Sungkono, Kota Surabaya, Senin (29/9/2020).

Akan tetapi, acara di lokasi tersebut ternyata tak mengantongi izin dari pihak pengelola gedung.


Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Trunoyudo menjelaskan, acara yang digelar di Gedung Juang 45 itu dihadiri peserta kurang lebih 150 orang dengan pengurus KAMI Jatim yang menjadi penanggungjawab.

“Tapi kegiatan tersebut tidak mendapatkan izin dari pengelola gedung,” ungkapnya, Senin (28/9/2020).

Selanjutnya, penyelenggara mengalihkan acara KAMI di Gedung Jabal Nur, Jambangan, Kota Surabaya.

Akan tetapi, pihak pengelola gedung juga tidak memberikan izin atas acara bertema ‘Mengantisipasi Bangkitnya Komunisme Gaya Baru’ itu.