Bejat! Paman Tindih Ponakan, Kaki Diikat, Mulut Disumpal

Ilustrasi

POJOKSATU.id, SAMPIIT – Perbuatan YA benar-benar keterlaluan. Pria 59 tahun ini tega menindih keponakan istrinya yang masih berumur 13 tahun.


Bukan cuma sekai YA menggauli keponakan istrinya. YA pertama kali menindih korban pada Juni 2020.

YA kembalu mencabuli korban pada 27 Juli 2020 di mess karyawan perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Akibat perbuatannya, YA harus berurusan dengan polisi. Kini, kasus tersebut sedang berproses di pengadilan.


Dalam berkas perkara disebutkan, tersangka YA memaksa dan mengancam korban saat melakukan perbuatan bejatnya. Bahkan, kaki korban diikat, mulutnya juga disumpal.

YA juga disebut mengancam korban untuk tidak memberitahukan kepada orang tuanya.

Saat kejadian, korban yang masih duduk di bangku kelas 6 SD hanya seorang diri di mess. Sementara orang tuanya sedang bekerja.

Perbuatan bejat YA dilakukan di perumahan karyawan perkebunan kelapa sawit yang ditempati korban dan orang tuanya.

“Korban adalah keluarga dengan istri saya, keponakan,” kata tersangka yang tidak pernah mengenyam bangku sekolah, seperti dilansir Radar Sampit, Sabtu (26/9).

Setelah disetubuhi, korban mengadu kepada tetangganya. Selanjutnya, tetangga korban menyampaikan kepada orang tua korban. Tersangka akhirnya dilaporkan ke kepolisian.

Informasi yang dihimpun, korban disetubuhi setelah mulutnya disumpal dengan kain dan kakinya diikat sehingga tidak bisa berbuat apa-apa.

Tersangka sempat membantah telah mengikat dan memaksa korban. Saat berita acara pemeriksaan dibacakan jaksa, tersangka hanya bisa tertunduk dan terdiam.

(ang/yit/prokal)