Polisi Buru Tersangka Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soetta


POJOKSATU.id, JAKARTA- Polisi telah menetapkan tersangka oknum tenaga medis berinisial EFY terkait kasus pelecehan seksual terhadap penumpang berinisial LHI. Atas penetapan tersangka tersebut EFY kini sudah dibebastugaskan oleh PT Kimia Farma dari profesinya sebagai dokter.

“Sudah tersangka. Kita sudah melakukan pengecekan, karena memang yang bersangkutan sudah dibebastugaskan oleh PT Kimia Farma,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020).

Yusri menyebut penetapan tersangka sudah melalu gelar perkara. Namun, saat tim hendak menjemput pelaku di kediamannya, yang bersangkutan sudah tidak ada di kediamannya.

“Kita mengecek ke tempat kostnya sampai sekarang nggak ada,” ungkapnya.

Karena itu, tim di lapangan bergerak cepat untuk memburu tersangka.

“Sekarang tim sudah bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap saudara EFY,” tandas Yusri.

Untuk diketahui, sebelumnya terjadi dugaan kasus pelecehan seksual dan pemerasan oleh salah seorang petugas rapid test yang disediakan oleh PT Kimia Farma Diagnostika.

Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan petugas rapid test terungkap bermula dari twit korban dengan inisial LHI.

LHI mengaku mengalami tindak pelecehan seksual dan pemerasan oleh pelaku pada 13 September 2020 lalu dan sempat mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Atas kejadian itu, korban LHI pun resmi melapor Polres Bandara Soekarno-Hatta. Kini pihak kepolisia menetapkan tersangka dengan inisial EFY, Selasa (22/9/2020) kemarin. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi belum melakukan penahan terhadap EFY.

(fir/pojoksatu)

Loading...