Muhammadiyah: Jangan Manfaatkan Pandemi Covid-19 Sebagai Komoditas Politik Kekuasaan

Ketum PP Muihammadiyah Haedar Nashir
Ketum PP Muihammadiyah Haedar Nashir

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyoroti penanganan pandemi Corona atau Covid-19.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, sudah lebih dari enam bulan, bangsa Indonesia hidup dalam ancaman pandemi Covid-19 yang oleh Pemerintah telah ditetapkansebagai bencana non-alam.

Selama lebih dari satu semester, pandemi Covid-19 menimbulkan masalah kesehatan, ekonomi, sosial-budaya, mental-spiritual, politik, dan sebagainya.

Pandemi Covid-19 juga menimbulkan masalah kemanusiaan yang sangat serius.

“Jumlah korban meninggal dunia maupun yang masih dalam perawatan terus meningkat, termasuk dari kalangan tenaga kesehatan sebagai salah satu garda terdepan sekaligus benteng terakhir penanganan Covid-19,” kata Hader dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/9).

Menurut Haedar, Pimpinan Pusat Muhammadiyah sangat prihatin dan khawatir dengan keadaan tersebut.

Ia menilai pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19. Meski demikian, kerja dan kinerja pemerintah pusat dan pemerintah daerah beserta seluruh jajaran belum menunjukkan hasil yang maksimal.

“Selain karena kompleksitas masalah, kerja dan kinerja Pemerintah perlud itingkatkan dan diperbaiki, terutama terkait dengan koordinasi antar instansi dan komunikasi publik,” katanya.

“Lemahnya koordinasi dan komunikasi menimbulkan kegaduhan politik yang trivial dan kontraproduktif,” katanya.

Loading...