Lagi, Anggota TNI Gugur Ditembak Usai Evakuasi Jenazah Serka Suhlan

Jenazah Serka Sahlan dievakuasi di Bandara Bilorai menggunakan pesawat Rimbun Air PK OTJ, Jumat (18/9).

Kamal menyebut, aparat gabungan TNI-Polri masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan. Selain itu, personel masih melakukan pengamanan di sekitar Sugapa ibukota Kabupaten Intan Jaya untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas.


Terpisah, Kapolres Intan Jaya, AKBP. Wayan G Antara mengatakan, Intan Jaya siaga satu pasca beberapa rentetan peristiwa yang terjadi di wilayah tersebut. Hingga saat ini, anggota masih melakukan pengejaran kepada kelompok yang melakukan tindakan kejahatan di daerah tersebut.

Sebagaimana diketahui, penembakan yang dilakukan KKB terjadi berulang kali di Intan Jaya sepekan terakhir.

Dua tukang ojek bernama Laode Anas (34) dan Fatur Rahman (23) ditembak KKB pimpinan Karel Tipagau di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,  Senin (14/9).


Disusul Kamis (17/9) KKB kembali berulah dengan menembak satu anggota TNI Serka Suhlan hingga meninggal dunia dan membacok sipil bernama Badawi hingga tewas.

Ia memaparkan, anggota di lapangan tetap waspada dan siaga. Serta melakukan pengejaran terhadap pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kelompok (KKB) setelah melakukan kejahatan langsung melarikan diri ke hutan. Kalau kami melakukan operasi takut imbasnya ke masyarakat lain. Sehingga kami siaga saja,” ucap Wayan Antara saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Jumat (18/9).

Lanjut Kapolres, diduga yang melakukan penembakan kepada anggota TNI dan pembacokan kepada warga sipil hingga tewas adalah kelompok yang juga melakukan penembakan terhadap dua tukang ojek hingga terluka pada  Senin (14/9) lalu.

“Saat ini situasi di Intan Jaya aman dan aktivitas masyarakat seperti biasa. Hanya saja kegiatan masyarakat berkurang,” ucapnya.

(cepos/pojoksatu)