Polisi Sebut Alasan Lima Jenazah ABK Disimpan di Freezer, karena Jarak ke Darat Masih Jauh


POJOKSATU.id, JAKARTA- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, penyebab kematian lima mayat ABK yang ditemukan di dalam freezer kapal ikan, KM Starindo Jaya Maju IV di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Dari hasil pemeriksaan, kelima mayat tersebut meninggal usai mereka melakukan pesta miras oplosan yang dicampur dengan minuman energi Kuku Bima.

Pihak kapal lantas berinisiatif menyimpan lima mayat tersebut di dalam lemari pendingin setelah kelimanya dinyatakan meninggal dunia.

“(Dinyatakan meninggal) dari nahkoda berinisiatif disimpan di dalam freezer kapal,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (18/9).

Menurut Yusri, dari hasil pemeriksaan mayat itu disimpan di dalam freezer karena masih ada jadwal kapal berlayar beberapa pekan kedepan.

“Karena diduga masih ada jarak dua minggu untuk sampai daratan (makanya disimpan di freezer,” ungkapnya.

Sebelumnya Polisi menemukan lima mayat anak buah kapal (ABK) yang tersimpan dalam freezer kapal ikan, KM Starindo Jaya Maju IV di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Kamis (17/9). Penemuan mayat tersebut bermula dari patroli menyosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 atau Operasi Yustisi.

Kini kelima mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan autopsi. Autopsi itu dilakukan untuk memastikan penyebab kematian kelima korban yang tersimpan di lemari pendingin itu.

(fir/pojoksatu)

Loading...