Polisi Tidak Percaya Alfin Andrian Gila

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya. Foto RMOLLampung

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Keterangan orangtua Alfin Andrian, pelaku penusukan Syekh Ali Jaber yang menyebut bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa, tak dipercaya polisi.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya menyebut, orangtua pelaku menyatakan Alfin Adrian mengalami gangguan jiwa sejak 2016 silam.

“Jika berdasarkan keterangan orangtuanya, bahwa sejak 2016 yang bersangkutan mengalami stres diakibatkan ibunya yang menjadi tenaga kerja di Hong Kong menikah lagi,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Akan tetapi, keterangan orangtua pelaku itu tak begitu saja dipercaya oleh penyidik.


Karena itu, pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Bandarlampung untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

Selai nitu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk memastikan apakah benar Alfin mengalami gangguan jiwa atau tidak.

“Informasinya hari ini akan datang. Memang di dalam keterangan dokter Tendri ada indikasi.”

“Namun masih jauh jika dia mengalami gangguan kejiwaan, karena banyak item yang mengarah ke sana,” terangnya.