Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Jatim, 28 Kg Sabu Diamankan

POJOKSATU.id, JATIM- Seorang bandar gede sabu-sabu (SS) berinisial FR, 30, terpaksa mendapat tindakan tegas terukur atau ditembak setelah mencoba melawan petugas saat menangkapnya.


Polisi tidak hanya menangkap FR, warga Surabaya, namun juga menangkap tiga tersangka lainnya. Dari tangan tersangka ini disita sekitar 28 kilogram sabu.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian saat ditemui di Kamar Mayat RSUD Dr Soetomo menjelaskan, pihaknya telah menangkap tersangka dan tiga temannya.

Namun ketika dikeler ke tempat lain, tersangka malah melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam (sajam).


Anggota yang menangkapnya terpaksa menembakkan pistolnya untuk menghentikan aksi tersangka yang mengancam petugas.

Tembakan itu menembus dada tersangka. “Tersangka langsung kami larikan ke rumah sakit, tapi meninggal dunia saat dalam perjalanan,” ujarnya.

Tersangka FR diketahui merupakan pengedar narkoba level tiga. Ia memasok semua kebutuhan narkoba dari bandar-bandar yang menjadi kaki tangannya di wilayah Surabaya, Malang, Pasuruan, dan daerah lain di Jawa Timur.

Tersangka diketahui sudah setahun beroperasi dan dikendalikan oleh salah satu narapidana di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di Jatim. “Tersangka ini masih ada hubungan dengan bandar Semar. Kami masih terus mengembangkan ke level dua dan satu,” ungkapnya.

Memo mengaku, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), Mabes Polri, dan Drug Enforcement Administration (DEA). DEA adalah lembaga hukum di bawah Departemen Kehakiman milik pemerintah Amerika Serikat. Lembaga ini yang memerangi penyelundupan narkoba di Amerika.

Terkait dengan koordinasi dengan DEA dan kaitan dengan jaringan internasional, Memo masih belum bisa memastikan. Termasuk kemungkinan pasokan sabu yang dikuasai para bandar jaringan lapas tersebut dari luar negeri.

“Ini masih kami selidiki. Nanti akan kami lakukan penyelidikan mengenai asal sabu tersebut. Nanti semua akan diungkapkan oleh Kapolrestabes Surabaya, ” ungkapnya.

(dhe/pojoksatu/jpr)