Pemilik Mobil Komando yang Diduga Dirusak Pendukung KAMI Lapor Polisi

Hilmi, pengacara pemilik mobil yang diduga dirusak oknum pendukung KAMI saat kericuhan di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (7/9/2020) lalu.

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pemilik mobil komando saat aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Cendikiawan Cipayung (ICC) di depan Gedung Sate, Senin (7/9), Ade Sopian (42), melapor ke polisi.

Pelaporan ini dilakukan karena mobil komando tersebut dirusak oleh kelompok massa yang diduga pendukung Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI).

“Yang dilaporkan oleh klien saya adalah para oknum kelompok yang diduga pendukung KAMI. Sebab mereka merusak mobil klien saya,” kata Hilmi Dwi Putra, pengacara Ade Sopian di Mapolrestabes Bandung, Jumat (11/9/2020).

Hilmi mengungkap, sebelumnya, kelompok mahasiswa ICC menyewa mobilnya lengkap dengan persangkat pengeras suara milik kliennya.


Mobil itu digunakan mahasiswa untuk menggelar aksi di depan Gedung Sate, sekitar pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, terjadi kericuhan sekitar pukul 10.20 WIB setelah massa aksi dari mahasiswa menggelar orasi.

Diduga kericuhan terjadi antara massa pendukung KAMI dan kelompok mahasiswa.

Dalam kericuhan itu, sejumlah mahasiswa mengalami pemukulan diduga dilakuan oknum massa pendukung KAMI.

“Dalam insiden itu, tak hanya mahasiswa yang mengalami pemukulan, sopir mobil komando juga dipukul,” ujarnya.

Nahasnya, oknum massa pendukung KAMI juga merusak mobil korban beserta alat pengeras suaranya.