Novel PA 212 Sindir Puan Maharani: Saya Tidak Kaget, Itu Tipikal PDIP Selalu Bersinggungan dengan SARA

Novel Bamukmin
Novel Bamukmin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua PDIP Puan Maharani sebaiknya secepatnya meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung masyarakat Sumatera Barat (Sumbar).

Sebab, pernyataan Puan yang berharap Sumbar mendukung negara Pancasila, dinilai Novel telah membuat masyarakat Sumbar merasa dilecehkan.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Novel Bamukmin kepada wartawan, Jumat (11/9/2020).

“Sampai saat ini Puan masih merasa tidak bersalah dengan minta maaf atas pernyataannya yang diduga melecehkan masyarakat Minang,” katanya.

Kendati demikian, anak buah Habib Rizieq ini mengaku tak kaget dengan ucapan yang dilontarkan cucu Proklamator RI itu.

Sebab, Novel menyebut, bahwa hal itu adalah tipikal PDIP selama ini.

“Saya tidak kaget dengan komentar Puan karena memang sudah seperti itu tipikal PDIP yang selalu bersinggungan dengan SARA,” tutur Novel.

Novel menyebut Puan keliru karena menganggap masyarakat Sumbar tidak Pancasilais.

Padahal, masyarakat Sumbar sangat Pancasilais dan erat dengan ajaran agama Islam.