Tak Digaji 6 Bulan, Begini Reaksi Bupati Cantik Faida

Faida, Bupati Jember

POJOKSATU.id, JEMBER – Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan hukuman kepada Bupati Jember, dr Faida.


Bupati cantik, Faida diberikan sanksi lantaran gagalnya pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Jember 2020.

Dalam SK Gubernur Khofifah nomor: 700/ 1713/ 060/ 2020 disebutkan, Bupatu Faida tidak boleh menerima gaji, honorarium, tunjangan jabatan, tunjangan lainnya, dan biaya operasional selama 6 bulan, terhitung sejak 3 September 2020.

Faida menilai, sanksi itu tidak adil. Sebab, DPRD Jember juga turut memicu gagalnya pembahasan APBD.


Menurut Faida, seharunya bukan dia saja yang diberikan sanksi. Pimpinan dan anggota DPRD Jember juga seharus tidak diberikan gaji.

Bupati Jember, dr Faida

Faida menyebut sanksi yang diberikan kepadanya merupakan imbas politik. Sebab, dia maju dalam Pilkada Jember melalui jalur independen, sehingga dimusuhi semua partai politik (parpol).

Faida mengaku sudah mengetahui bahwa dirinya mendapatkan sanksi tidak digaji selama 6 bulan. Informasi itu dia dapatkan dari media sosial.

Faida lantas membeberkan penyebab gagalnya pembahasan APBD yang berbuntut pada pemberian sanksinya kepadanya.

Ia menjelaskan, sebelum sanksi itu keluar, Kementerian Dalam Negeri telah memfasilitasi pertemuan antara Pemda Jember dengan Bupati Jember. Pertemuan itu juga dihadiri oleh DPD RI.