Tidak Terima Deklarasi KAMI Jabar Dihalang-halangi, Gedung Sate Digeruduk

Deklararor KAMI, M Sa'dun Masyhur.

Pihaknya lantas memutuskan memindahkan deklarasi ke Hotel Grand Pasundan.


“Panitia sudah menceritakan kalau hotel pertama menolak, Grand Pasundan tetap menerima dengan melakukan sesuai protokol kesehatan,” terangnya.

Akan tetapi, manajemen hotel Grand Pasundan, katanya, akhirnya mendadak membatalkan secara sepihak.

“Tiba-tiba Hotel Grand Pasundan membatalkan secara sepihak dan mengunci ruangan ini sejak Minggu (6/9) sore,” ujar dia.


Masyhur menyebut, keputusan manajemen hotel itu lantaran ada kekuatan besar yang membuat mereka terpaksa menolak digunakan untuk deklarasi KAMI.

“Sangat disayangkan kenapa deklarasi KAMI ditakuti sampai berusaha menghalau kegiatan KAMI,” katanya.

“KAMI ini bukan ormas atau berniat jadi parpol. KAMI adalah gerakan moral,” tegasnya.

Walaupun dua hotel tidak menerima deklarasi KAMI, kegiatan tetap berlangsung dengan memindahkan ke rumah salah satu deklarator.

Dia menegaskan, makin ditolak KAMI kian semangat untuk membela kepentingan rakyat.

“KAMI tidak hanya di Bandung tetapi juga di wilayah lain termasuk diaspora di luar New York, WNI di Arab Saudi,”