Novel PA 212: Sertifikasi Dai Diurus, Penista Agama Dibiarkan

Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Rakyat Merdeka
Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Rakyat Merdeka

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wasekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Novel Bamukmin menilai, sertifikasi penceramah atau dai hanya akan memicu gesekan.

Ironisnya, gesekan itu terjadi di antara para dai itu sendiri.

Demikian disampaikan Novel Bamukmin saat dihubungi PojokSatu.id, Senin (7/9/2020).

“Ini malah Menag (Fachrul Razi) mengadu domba para dai dengan dikeluarkan sertifikat,” kata Novel.

Karena itu, anak buah Habib Rizieq ini lantas mempertanyakan pemahaman Menag terhadap Islam.

“Hanya di rezim ini seorang Menag paling parah gagal paham dalam agamanya sendiri,” kecam Novel.

Harusnya, kata Novel, Menag mengurusi para penista agama yang kian hari semakin marak di Indonesia.

“Padahal tugas Menag harus mengambil sikap saat ini untuk menyelamatkan bangsa ini untuk segera membuat langkah tegas terhadap para penista agama dan pendukungnya,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul mengungkap akan menerapkan program sertifikasi penceramah mulai bulan ini.

Pada tahap awal, bakal ada 8.200 orang akan mendapatkan sertifikasi penceramah.