Fakta Pesta Gay Apartemen Kuningan, Pakai Dresscode Merah Putih Rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-75

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti penggerebekan pesta gay di Apartemen Kuningan Suite di Mapolda Metro Jaya, Rabu 2/9/2020). Foto: Firdausi/PojokSatu.id

Disepakati bahwa pesta seks akan dilakukan pada 28 Agustus malam.

“Namanya kumpul-kumpul pemuda, dia bikin meme itu, ‘Kumpul-kumpul Pemuda Rayakan Kemerdekaan,” ungkap Yusri.

Lantaran masih dalam bulan Agustus, penyelenggara mewajibkan peserta menggunakan dresscode.

“Peserta pakai dress code dengan menggunakan masker merah-putih,” tambah Yusri.


Fakta lain yang terungkap adalah bahwa mereka ternyata sudah enam kali menggelar pesta seks pria penyuka sesama jenis itu.

“Pengakuannya sudah 6 kali (pesta seks) di tempat yang berbeda dengan modus yang sama,” kata Yusri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka karena berperan sebagai penyelenggara.

Sedangkan 47 orang lainnya, masih ditetapkan sebagai saksi.

“Ada 56 orang di dalam apartemen ya. Sembilan penyelenggaranya kita tahan dan 47 peserta masih saksi,” sambungnya.

Sembilan tersangka itu, kata Yusri, memiliki peran masing-masing.

Sedangkan yang paling banyak berperan adalah WTF yang menjadi pengatur semua keperluan pesta gay itu.

“Jadi WTF ini yang mengatur semuanya, termasuk tarifnya Rp150 ribu smapai Rp300 ribu. Dia yang menyelenggara langsung,” ungkap Yusri.