KSAD Keluarkan Ancaman untuk Prajurit TNI Buntut Penyerangan Polsek Ciracas, Super Berat Ini

Mapolsek Ciracas mengalami kerusakan parah usai diserang ratusan oknum TNI

Karena itu, ia sudah menugaskan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mendata dan menghitung kerugian dan biaya pengobatan korban dalam penyerangan itu.

“Nanti Pangdam Jaya melaporkan kepada saya dan jumlah itu yang kemudian akan dibebankan kepada semua pelaku yang terlibat, apapun perannya,” ujarnya.

“Dengan demikian tidak ada lagi orang yang pasrah menyerahkan diri sama sekali tidak, mereka harus bertanggung jawab,” sambungnya.

Jendral bintang empat TNI ini juga melontarkan ancaman kepada siapa saja yang berbohong atau melindungi rekannya atau menghilangkan barang bukti dalam kasus itu.


“Maka akan kami tambahkan pasal yang masuk kategori Obstruction of Justice. Jadi tidak akan lagi perlakuan harus berbeda kepada mereka,” tegas dia.

Untuk mengusut tuntas kasus ini, Jenderal Andika menyatakan telah membentuk tim khusus.

Adapun ketua tim penyidik lapangan itu dijabat oleh Danpuspomad Letjen Dodik Wijanarko dengan nomor ponsel 0816998585.

Lalu ada Danpomjaya Kolonel Yogaswara dengan nomor ponsel 082314197676.

“Kami mohon dengan sangat segala informasi yang diketahui oleh warga masyarakat maupun prajurit TNI AD tentang para pelaku. Kami tunggu informasinya di nomor handphone ini,” kata Andika.