Polisi Beberkan Fakta Baru Kasus Rekontruksi Penembakan Pengusaha di Jakut, Tak Disangka Ternyata..

(NL) kiri otak penembakan kelapa gading

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya telah menggelarrekonstruksi kasus tewasnya bos pelayaran berinisial S (51). Dalam rekontruksi itu, ada 36 adegan yang dipragakan para pelaku di Polda Metro Jaya. Sedangkan sisanya dilakukan di TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Jakarta Utara . Sehingga total adegan yang dilakukan pelaku sebanyak 44 adegan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombe Yusri Yunus mengatakan rekonstruksi yang digelar di TKP, Ruko Royal Gading Square, Jakarta Selata yakni saat eksekutor menghabisi nyawa korban dengan lima kali tembakan.

“Totalnya ada 44 adegan yang diperagakan para pelaku di duat TKP,” kata Yusri di TKP kejadian, di Ruko Royal Square, Jakarta Utara, Selasa (25/8/2020).

Menurut Yusri, dalam rekontruksi itu, pihaknya menemukan fakta baru yakni tersangka NL sempat kesurupan arwah ayahnya sehingga NL sempat bilang kepada R alias MM untuk membunuh korban.


“Otak lelaku ngaku kesurupan sehingga ia bilang kepada pera pelaku apakah kalian siap berjuang?,” ungkap Yusri.

Saat ditawarkan untuk membunuh, kata Yusri, pelaku RS membujuk Mahfud dengan mengingatkan bahwa sosok MM merupakan sosok penerus perjuangan ayah NL selaku guru spiritual mereka.

Akan tetapi, pelaku yang disuruh untuk membunuh kerban menolak dengan alasan bertaubat.
Namun, ajakan terus diulangi hingga alkhirnya pelaku mengiyakan ajakan jahat tersebut.

“Dia (para pelaku) menolak dengan alasan sudah tauba. Sehngga pelaku (eksekutor) istikharah dulu, hingga bunuh korba,” ungkapnya.

Diketahui, warga kawasan Kelapa Gading digegerkan dengan penemuan mayat disekitar Ruko Royal Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020). Diduga penyebab kematian tersebut karena terkena senjata api.

Selain itu, penembakan diduga sebanyak empat kali. Hal itu berdasarkan jumlah selongsong yang ditemukan di lokasi kejadian.

Polisi kemudian menangkap 12 pelaku penembak korban berinisial S (51) di sekitar Ruko Royal Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelaku berjumlah 12 orang itu merupakan sindikat pembunuhan berencana.

Otak pelaku dari pembunuhan berencana itu seorang perempuan berinisia NL yang merupakan karyawan korban.

Tersangka NL ini lantas menyuruh 11 tersangka lainnya untuk mengeksekusi korban dengsn imbalan 200 juta jika berhasil membunuh pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, motif NL menyuruh para pelaku membunuh korban kerena pelaku merasa sakit hati atas sikap korban yang kerap mengajak NL untuk berhubungan badan.

(fir/pojoksatu)