Iwan Sumule Anggap KAMI Lucu, Jangan-jangan cuma Lawakan

Politisi Gerinda Iwan Sumule (tengah)
Iwan Sumule (tengah)

Dikutip dari RMOL, Iwan menilai, visi dan misi KAMI bukan untuk berlawanan dengan Presiden Joko Widodo.

Jika hanya hadir untuk menyampaikan kritik dan beradu konsep, berarti KAMI masih berharap terhadap Jokowi.

Sekalipun butir maklumat dan sorotan KAMI sudah mengarah pada simpulan bahwa Jokowi gagal.

Iwan lantas membandingkan dengan ProDEM yang secara tegas sudah tak lagi menaruh harapan kepada Jokowi.


“Kalau ProDEM tidak lagi menaruh harapan kepada Jokowi,” tegasnya.

Iwan juga menyebut bahwa semua kebijakan Jokowi sampai hari ini tidak ada yang memberikan dampak perbaikan.

“Angka Covid semakin meningkat, dan pertumbuhan ekonomi meningkat ke bawah, jadi minus,” urainya.

Ketidaktegasan itu, sambung dia, telah membuat ProDEM agak berat untuk bergabung dengan KAMI.

Selain langkah yang terlambat, tujuan ProDEM dan KAMI juga tidak sejalan.

“Ibarat kereta, ProDEM sudah sampai Stasiun Gambir, KAMI baru mau beranjak dari Stasiun Bekasi,” katanya.

“Itupun entah lokomotifnya menuju Gambir juga. Kuatirnya malah menuju Rangkas Bitung atau ke Bogor,” sindirnya.

Untuk diketahui, deklarasi KAMI sendiri dihadiri sejumlah tokoh.

Selain Din Syamsuddin, juga Rocky Gerung, Achmad Yadni, Gatot Nurmantyo, Rochmad Wahab, Meutia Farida Hatta dan MS Kaban.