Peringatan Keras Kapolres Cianjur: Geng Motor Meresahkan, Kita Represif

Kapolres Cianjur, AKBP Mochammad Rifai menunjukkan barang bukti golok yang digunakan pelaku untuk membacok anggota Sat Sabhara Polres Cianjur. Foto: Guruh/PojokSatu.id

Untuk diketahui, pelaku pembacokan terhadap Briptu M Nouval Arief adalah anggota geng motor di Cianjur berinisial LL.

Pelaku juga merupakan residivis dalam dua kasus pembacokan di Cianjur. Terakhir, LL membacok seorang satpam di Kecamatan Karang Tengah.

LL juga diketahui baru menghirup udara bebas usai menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan sekitar dua pekan lalu.

Atas perbuatannya itu, LL dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman lima tahun penjara.


Juga dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara atas kepemilikan senjata tajam.

Diberitakan sebelumnya, anggota Sat Sabhara Polres Cianjur Briptu M Noufal Arief menjadi korban pembacokan anggota geng motor.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama sejumlah anggota polisi lain tengah melaksanakan pengamanan malam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75.

Saat itu, datang gerombolan roda dua yang konvoi dari arah Jalan Dr Muwardi (Bypass) Cianjur sembari menakut-nakuti pengendara lain serta menggedor mobil.

Anggota Polisi yang berjaga tak jauh dari Pos Polisi Bundaran Lampu Gentur itu langsung mendatangi gerombolan tersebut.

Ha itu lantas membuat mereka kocar-kacir melarikan diri. Korban yang melakukan pengejaran, dibacok pelaku pada bagian kepala belakangnya.