Peringatan Keras Kapolres Cianjur: Geng Motor Meresahkan, Kita Represif

Kapolres Cianjur, AKBP Mochammad Rifai menunjukkan barang bukti golok yang digunakan pelaku untuk membacok anggota Sat Sabhara Polres Cianjur. Foto: Guruh/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai menyatakan, pihaknya tidak akan segan-segan bertindak tegas kepada geng motor yang meresahkan masyarakat.

Hal itu menyusul salah satu anak buahnya, Briptu M Nouval Arief menjadi korban pembacokan anggota geng motor.

Ironisnya, korban dibacok pelaku saat tengah melaksanakan tugas pengamanan malam HUt Kemerdekaan RI ke-75.

Apalagi, korban saat itu juga memakai seragam lengkap kepolisian.


“Berdasarkan informasi, gerombolan ini memang sudah lama dan sering membuat kekacauan,” tutur Rifai di Mapolres Cianjur, Senin (17/8/2020).

Padahal sebelumnya, mereka sudah dibina Polres Cianjur agar tidak berbuat hal-hal melanggar hukum dan kekacuan.

“Tapi ternyata malah melakukan pembacokan terhadap anggota kami, apalagi saat bertugas,” geram Rifai.

Apakah polisi akan melakukan tindakan tegas kepada anggota geng motor dengan menerapkan tembak di tempat?

“Kita akan melihat situasi, kalau memang sudah meresahkan dan membuat kekacauan, kita akan represif dan tegas kepada mereka,” ungkap Rifai.

“Apalagi, jika hal-hal yang dilakukan geng motor itu sudah sangat meresahkan dan membahayakan jiwa masyarakat serta petugas,” tegasnya.