Musisi Anji Tiba di Mapolda Metro Siap Diperiksa Kasus Obat Covid, Hadi Pranoto Tak Tampak

Selebritas Anji penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2020), terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong obat Covid-19.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Musisi Anji akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Pria bernama lengkap Erdian Aji Prihartanto itu ditemani sang pengacara.

Anji yang mengenakan jaket jeans dan kaos hitam tiba di Ditreskrimsus Polda Mertro Jaya sekita jam 10.15 WIB. Tak banyak yang disampaikan Anji kepada awak media.

“Siap diperiksa,” singkat Anji sembari masuk ke rungan penyidik, Senin (10/8/2020).

Selain itu dalam pemeriksaan ini tak tampak Hadi Pranoto. Anji hadir hanya ditemani sang pengacaranya.


Polda Metro Jaya sudah menaikkan kasus musisi Anji dan Hadi Pranoto dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kasus tersebut dinaikkan lantaran laporan yang dilayangkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid Muannas terhadap Anji dan Hadi memenuhi unsur persangkaan UU ITE.

Penyidik juga sudah memeriksa pelapor dengan beberapa barang bukti yang dibawa pelapor.

Nantinya dari hasil pemeriksaan itu, kata Yusri, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut memenuhi unsur pidana untuk ditingkatkan menjadi tersangka.

Untuk diketahui, usai diunggah di akun Youtube selebritas Anji, nama Prof Hadi Pranoto ramai diperbincangkan publik.

Itu lantaran sosok yang mengaku sebagai Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19 tersebut mengklaim telah menemukan obat Covid-19.

Video tersebut diunggah pada 31 Juli 2020 dengan judul ‘BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID 19 SUDAH DITEMUKAN !! (Part 1)’.

Dalam video tersebut, Hadi yang mengenalkan dirinya sebagai profesor, menyebutkan bahwa cairan antibodi Covid-19 yang ditemukannya bisa menyembuhkan ribuan pasien Covid-19.

Bahkan, Hadi menyebut cairan antibodi Covid-19 tersebut disebutnya telah didistribusikan di Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan.

Hadi juga menyebutkan telah memberikan cairan antibodi Covid-19 tersebut kepada ribuan pasien di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, dengan lama penyembuhan 2-3 hari.

(sta/rmol/pojoksatu)