Foto Habib Rizieq Dibakar, Bisa jadi Ada yang Ingin Bikin Konflik Horisontal

Ubedilah Badrun
Ubedilah Badrun

POJOKSATU.id, JAKARTA – Setelah pembakaran bendera PDIP, kini giliran foto dan poster Habib Rizieq Shihab dibakar.

Terkait hal itu, pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun turut angkat bicara.

Ia menilai, secara sosiologis politik, pembakaran foto tersebut bisa memicu horizontal sosial atau ketegangan baru di tengah masyarakat.

Sebab, Habib Rizieq adalah tokoh penting di kalangan umat muslim Indonesia yang pasti tak terima pemimpinnya dilecehkan.


Demikian disampaikan oleh Ubedillah saat dihubungi PojokSatu.id, di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Jika dilihat dari kecamata politik, lanjut Ubedillah, kemungkinan motif pembakaran foto Ketua FPI itu ada dua.

“Pertama, karena marah terhadap sepak terjang sikap politik Habib Rizieq yang memilih oposisi terhadap pemerintahan saat ini,” jelasnya.

Menurutnya, mereka melakukan tindakan itu karena tafsir mereka yang sepihak tentang sepak terjang Habib Rizieq.

Kedua, motifnya juga bisa sengaja untuk mendorong terjadinya konflik horizontal di antara anak bangsa.

“Motif kedua ini berbahaya jika memicu emosi para pendukung Habieb Rizieq. Semoga saja kubu pendukung Habieb Rizieq mampu menahan diri,” ujarnya.

Kendati demikian, Ubedillah meminta kepada semua komponen bangsa untuk menahan diri sehingga tidak terjadi konflik horizontal.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video aksi pembakaran poster bergambar Habib Rizieq Shihab.

Dalam video, terlihat pentolan Gerakan Jaga Indonesia (GJI) Budie Djarot memberi komando.

Budie mengatakan Rizieq telah mengkhianati negeri dengan tidak menerima kemenangan Joko Widodo di Pilpres 2019 lalu.

Boedi juga menyerukan penolakan terhadap kepulangan Rizieq.

“Jadi silakan saja teman-teman, ini manusia sampah yang tidak boleh ada ada di sini, dan ketika nanti mau pulang kita tolak ramai-ramai,” kata Boedi dalam video itu.

Massa aksi pun melempari poster Rizieq dengan kotoran.

Lalu mereka berusaha menyobek dan membakarnya. Namun hingga video berakhir, api tak kunjung menyala

(muf/pojoksatu)