Mabes Polri Temukan 102 Penyelewengan Dana Bansos Covid-19, Sumut Terbanyak Disusul Jabar

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Foto Humas Polri
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Foto Humas Polri

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui sejumlah alasan penyalahgunaan bantuan sosial itu.

Seperti pemotongan dana dan pembagian tidak merata, pemotongan dana sengaja dilakukan perangkat desa dengan maksud asas keadilan bagi mereka yang tidak menerima (hal tersebut sudah diketahui dan disetujui penerima bantuan).

Motif lainnya pemotongan dana untuk uang lelah, pengurangan timbangan paket sembako dan terakhir adalah tidak ada transparansi kepada masyarakat terkait sistem pembagian dan dana yang diterima.

Sebelumnya, tercatat ada 92 kasus penyelewengan dana bantuan sosial yang ditangani Polri per tanggal 21 Juli 2020.

(ruh/pojoksatu)