Hendak Jenguk Anak ke Pesantren, Politisi PAN Tewas Kecelakaan

ilustrasi kecelakaan
Ilustrasi

POJOKSATU.id, TANGSEL- Subandi Susilo (48) politisi PAN Kota Tangsel mengalami kecelakaan lau lintas dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Perisitiwa tersebut terjadi di daerah Cogreg, Parung, Kabupaten Bogor. Sepeda yang dikendarainya bernopol B 6764 WYD hancur dan pengendara mengalami luka berat di kepala. Keluarga korban menerima kabar duka tersebut sekira pukul 17.15 WIB pada Kamis, (24/7).

Adik bungsu korban Deden tak menyangka almarhum yang merupakan anak sulung tujuh bersaudara ini meninggal dunia dengan cepat.

“Kakak saya ini pada saat berangkat, rencananya akan pergi ngaji sekaligus silaturahmi ke gurunya dan selanjutnya mau menengok anaknya di Pondok Pesantren Umul Quro, Leuwiliang, Bogor,” ungkapnya.


Deden mendapat informasi setelah korban sudah di RS Sentra Terpadu Jalan Raya Parung Bogor.

“Kejadianya di Cogreg depan Wan Agriya, sedang hasil olah TKP saya belum tahu, karena kita dari pihak keluarga belum membuat surat laporan ke kepolisian dan situasi kondisi,” ujarnya, Jumat, (24/7).

Kata Deden, berdasarkan keterangan saksi mata, korban mengalami benturan keras saat mengendarai sepeda motornya. Darah dibagian kepala akibat menabrak tembok rumah warga dan saat dibawa ke RS, korban meninggal dalam perjalanan.

“Darah menutupi muka beliau, karena ada luka di bagian kelopak mata sebelah kiri serta robekan dibagian atas pelipis dan bagian dahi,” terangnya.

Usai kabar duka ini dan mobil ambulance jenazah RS tiba dirumah malam harinya, banyak warga dan tokoh masyarakat Kota Tangsel bertakziah ke kediaman korban guna memberikan penghormatan yang terakhir.

“Mudah- mudahan ini pertanda sinyal baik buat keluarga kami, dan semoga selama ini almarhum baik dalam pergaulan dan insyallah kebiasaan kakak saya yang baik ini akan kami teruskan menjalani,” harapnya.

Diketahui, korban meninggalkan seorang isteri dan dua orang anak. Pernah mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Kampung Rawalele, Jombang pada 1998.

Kemudian Caleg PPP Dapil Ciputat tahun 2014, dan pindah ke PAN sebagai calon legislatif di 2019.

Almarhum, rencananya akan dikubur di pemakaman wakaf keluarga di Kampung Rawa, Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangsel.

(dhe/pojoksatu/rmol)