Pendukung Gibran Ngaku Dikeroyok dan Diancam akan Dihabisi, Ini Kronologisnya

Gibran Rakabuming Raka berjabat tangan dengan Achmad Purnomo (tengah) dan Teguh Prakosa (kiri) usai uji kelayakan dan kepatutan penjaringan Cawali Solo di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020). Foto Jawa Pos

“Karena saya pendukung Gibran. Karena saya pendukung Gibran saya akan dilengserkan,” kata Sekretaris Komunitas Banteng Solo Bergerak (BSB) itu.

Sementara, Ketua BSB, Aryanto Rinto menegaskan dirinya tak terima anak buahnya dipukuli seperti itu.

Ariyanto juga akan menyelidiki dalang di balik pemukulan Agung.

“Pelaku (pemukulan) siapa saya sudah tahu. Banteng Solo Bergerak juga ingin tahu siapa dalang di balik ini semua,” sambung dia.


Bila sudah diketahui siapa dalang pengeroyokan terhadap Agung, BSB ingin agar yang bersangkutan diproses secara hukum.

“Walaupun polisi mungkin sudah bergerak, kami juga akan mencari sendiri siapa dalangnya,” tegas dia.

Dia pun mengamini pernyataan Agung yang menyebut bahwa pengeroyokan itu terjadi lantaran Agung adalah pendukung Gibran.

Ariyanto juga menyebut bahwa Agung sudah mulai aktif sejak beberapa bulan dalam gerakan mendukung putra sulung Presiden Joko Widodo itu.

“Iya kemungkinan ada faktor itu. Yang jelas kejadian ini akan kami laporkan kepada Mas Gibran dan tim, serta jajaran DPD PDIP Jateng maupun DPP PDIP,” tandasnya.

(ruh/pojoksatu)