Teriakan Allahu Akbar, Iringi Kedatangan Air Hancurkan Rumah Warga di Masamba

Anggota Kodim 1403 Sawerigading mengevakuasi korban banjir bandang Masamba, Selasa (14/7/2020). ft/kodim1403sawerigading
Tim SAR dan Anggota Kodim 1403 Sawerigading mengevakuasi korban banjir bandang Masamba, Selasa (14/7/2020). ft/kodim1403sawerigading

POJOKSATU.id, JATENG- Warga berhamburan selamatkan diri pasca Banjir bandang menerjang Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Senin (13/7) mengakibatkan sejumlah akses terputus.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir bandang tersebut terjadi usai sungai Masamba meluap. Puluhan warga di Kelurahan Bone Utara pun dilaporkan telah diungsikan.

Dari rekaman video yang diterima redaksi, terlihat puluhan warga berhamburan mencari tempat yang lebih aman.

Tak dijelaskan secara detail lokasi dalam video tersebut. “Allahuakbar, air naik, naik,” seru salah seorang dalam video yang dikutip redaksi, Selasa (14/7).


Terlihat, beberapa bangunan sudah tertutup lumpur setinggi lebih dari satu meter.

Bahkan salah satu gerai Bank BRI juga tak luput tertimbun lumpur.

“Ini kondisi bank BRI, ATM-nya sudah ndak kelihatan. Ini galeri ATM atapnya sampe (diterjang banjir bandang),” ujar salah seorang perekam di video lain yang diterima redaksi.

Dari informasi yang dihimpun, setidaknya banjir bandang ini telah menelan lima korban jiwa.

“Ada lima jenazah yang sudah diidentifikasi, tiga dibawa ke RSUD Andi Djemma Masamba dan dua di RS Hikmah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Muslim Muchtar, kepada wartawan.

Hingga saat ini, petugas gabungan terus melakukan evakuasi dan pencarian korban lain.

(dhe/pojoksatu/rmol)