Ubeidilah: Bukan Menterinya tapi Jokowi yang harus Ganti Channel

Ubedilah Badrun
Ubedilah Badrun

“Memangnya selama hampir satu tahun periode ini dan 5 tahun periode pertama para menteri itu berjalan sendiri-sendiri tanpa arahan dan persetujuan Presiden?” tanya dia.

“Jika begitu betapa kacaunya republik ini,” sambungnya.

Menurutnya, jika para menteri kacau dan tidak bekerja dengan baik, hal itu menunjukkan ada masalah dari arah Presiden.

“Arahan presidennya yang bermasalah,” pungkas Ubedilah.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi dalam rapat terbatasnya membahas percepatan penyerapan anggaran

Ia berulang kali memberikan arahan kepada para menterinya untuk bekerja tidak secara biasa-biasa saja di saat krisis yang melanda 215 negara.

Presiden Jokowi juga berulang kali mengingatkan menterinya untuk mengganti channel.

Misalnya, mengganti channel dari ordinary menjadi extraordinary.

“Dari cara-cara yang sebelumnya rumit, ganti channel ke cara-cara yang cepat dan cara-cara yang sederhana:

“Dari cara yang SOP normal, kita harus ganti channel ke SOP yang shortcut, SOP yang smart shortcut,” kata Presiden Jokowi seperti video yang diunggah Sekretaris Kabinet.

(rmol/ruh/pojoksatu)

 

Loading...