Kasus Positif Covid-19 Naik Drastis, Wasekjen Demokrat Salahkan Pemerintah Jokowi

Wakil Sekjen Partai Demokrat sekaligus anggota Komisi V DPR RI. Irwan Fecho

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kenaikan jumlah temuan kasus baru pasien positif sampai dengan 2.657 tidak lepas dari kesalahan pemerintahan Jokowi.

Pasalnya, pemerintah terburu-buru dalam menerapkan kebijakan new normal.

Padahal saat itu, tingkat penularan virus asal Kota Wuhan di Indonesia itu masih tinggi dan belum menunjukkan grafik penurunan.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen Partai Demokrat Irwan dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).


Akibat dari penerapan kebijakan new normal yang buru-buru itu, kenaikan jumlah positif baru bertambah dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya.

“Saya katakan waktu itu, jika new normal adalah bentuk kekalahan pemerintah memerangi wabah Covid-19,” tegas Irwan.

Ia menambahkan, dengan penanganan pendemi Covid-19 yang tidak tepat, bukan hanya berdampak bagi kesehatan masyarakat.

Tetapi, juga terlebih-lebih membuat ekonomi tanah air makin merosot.

“Pemerintah tidak boleh berlindung di balik alasan agar rakyat menggunakan protokol kesehatan saja,” ujarnya.

“Harus ada tindakan yang konkret dan tegas memutus distribusi Covid-19 di tanah air,” tandas Irwan.