Heboh! Video Ketua DPRD Kota Cirebon Coret Kata “Khilafah” dari Paham yang Mesti Ditolak, Dibacakan di Depan Massa

Ketua DPRD Kota Cirebon Afiati AMa membacakan ikrar bersama dihadapan ratusa massa aksi, Senin (6/7)/Radarcirebon.com
Ketua DPRD Kota Cirebon Afiati AMa membacakan ikrar bersama dihadapan ratusa massa aksi, Senin (6/7)/Radarcirebon.com

POJOKSATU.id, CIREBON – Beredar rekaman video pembacaan sumpan ikrar setia Pancasila dan NKRI DPRD Kota Cirebon bersama pengunjuk rasa penolak RUU HIP, Senin (6/7/2020).

Video itu menjadi sorotan lantaran Ketua DPRD, Affiati, mencoret kata khilafah yang tertulis dalam teks ikrar sumpah setia yang seharusnya dibacakan bersama massa aksi dalam pertemuan tersebut.

Saat Affiati menuntun membacakan tiga poin ikrar sumpah setia tersebut, pada poin ketiga ketika sampai pada menjaga NKRI dari pengaruh komunisme dan khilafah, politisi Partai Gerindra itu tiba-tiba berhenti dan menghapus kata khilafah lalu melanjutkan mengulangi kembali pembacaan.

Sehingga kata yang disebut hanya menjaga NKRI dari pengaruh paham komunisme, liberalisme, leninisme dan sekulerisme.

Sontak saja aksi ini memicu reaksi beragam dari warganet dari yang mendukung hingga kontra.

“Wah ini kelakuan Ketua DPRD Cirebon hari di proses nih @kemendagri justru kampanye Khilafah, Khilafah adalah pemecah belah bangsa,” ujar @Evanisa11.

“Begitulah saat ketulusan muncul, perasaan Islam menyeruak tanpa terasa. Tdak rela ketika salah satu ajaran Islam (khilafah) dianggap musuh. Ketua DPRD Cirebon langsung berhenti dan mencoret kata “khilafah”. Hadirin jg menanggapi, “tidak sah dan batal.” cuit akun @Keripik_pedas.

Video ini pun memicu tagar #TinggalkanIslamNusantara di media sosial Twitter dengan menempati urutan trending teratas.

Dilansir dari Radarcirebon.com, Ketua DPRD Kota Cirebon Afiati AMa menerima perwakilan massa aksi Forum Cirebon Bersatu yang berunjukrasa menolak RUU HIP di ruang rapat Griya Sawala, Senin (6/7/2020).

“Kami menampung dan akan meneruskan aspirasi Forum Cirebon Bersatu ke Jakarta untuk segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Afiati merasa bangga terhadap masyarakat Kota Cirebon yang cinta terhadap NKRI dan Pancasila.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia dan Indonesia bahwa kita berikrar tetap pada ideologi Pancasila dan tetap menjaga keutuhan NKRI,” ucapnya.

Pembacaan ikrar tersebut, Affiati didampingi Kapolres Ciko dan Dandim, sejumlah anggota DPRD serta perwakilan dari massa.

Pembacaan ikrar bersama juga bukan hanya dilakukan di dalam gedung DPRD Kota Cirebon. Ketua DPRD Kota Cirebon Afiati AMa juga mengajak ratusan massa di luar gedung untuk membacakan ikrar bersama tersebut.

Berikut isi ikrar tersebut:

1. Demi Allah kami bersumpah akan setia kepada negara kesatuan republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45.

2. Demi Allah kami bersumpah akan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa di negara kesatuan republik Indonesia demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur.

3. Demi Allah kami bersumpah akan menjaga negara kesatuan republik Indonesia dari pengaruh komunisme, liberalisme, leninisme dan sekulerisme.

(sta/pojoksatu)