Gugatan Rachmawati Dikabulkan MA, PA 212 Desak MPR Lengserkan Jokowi-Ma’ruf: Kapan Sidang Istimewa?

Presiden Jokowi menyampaikan pidato usai resmi dilantik dalam Sidang Paripurna MPR, Minggu (20/10/2019). Foto ist
Presiden Jokowi menyampaikan pidato usai resmi dilantik dalam Sidang Paripurna MPR, Minggu (20/10/2019). Foto ist

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mendesak MPR RI segera melengserkan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.

Hal itu didasarkan atas putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan pilpres yang diajukan Rachmawati.

Demikian disampaikan Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin dihubungi PojokSatu.id, Rabu (8/7/2020).

“Sebagai elemen anak bangsa, putusan MA ini kami sangat mengapresiasinya,” ujarnya.


Dengan putusan itu, kata Novel, pihaknya akan terus mengawal sampai MPR menggelar Sidang Istimewa untuk mengeksekusi putusan MA tersebut.

“Khusus MPR, harus segera bisa mengeksekusi putusan MA dengan menggelar Sidang Istimewa untuk melengserkan presiden dan wakilnya,” ungkap Novel.

Novel lantas mengungkit kasus Harun Masiku yang hingga saat ini belum ditemukan keberadaannya.

Menurutnya, Harun sendiri diduga kuat menjadi kunci kasus suap menyuap yang terjadi di jajaran petinggi KPU termasuk suap pemilu.

“Harun Masiku ini diduga kuat terkait suap menyuap yang terjadi di petinggi KPU terhadap hasil pemilu,” katanya.

Dengan adanya putusan MA ini, anak buah Habib Rizieq Shihab ini juga mendesak Jokowi-Ma’ruf segera mengundurkan diri.

“Presiden (Jakowi) harus segera mengundurkan diri, tidak usah nunggu merasa bersalah dulu,” kata Novel.