Kemarin Marah-marah, Sekarang Jokowi Keluarkan Ancaman Lagi, Siap-siap saja

Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020)

Hal ini penting agar kebutuhan untuk jaring pengaman sosial atau social safety net bagi masyarakat terpenuhi, terutama mereka yang terkena dampak Covid-19.

“Ketiga, yang berkaitan dengan stimulus ekonomi terutama untuk usaha mikro, usaha kecil, ini betul-betul juga provinsi, kabupaten, dan kota juga harus melihat lapangannya,” tekan dia.

Bahkan, anggaran untuk stimulus ekonomi itu sudah disiapkan mulai dari pusat, provinsi sampai kabupaten/kota.

“Ini berlapis-lapis seperti ini sehingga tidak ada yang tercecer. Tiga hal ini segera keluarkan dari APBD kita, sekali lagi agar peredaran uang di masyarakat semakin besar,” jelasnya.


Perintah yang sama juga ditujukan kepada seluruh kementerian dan lembaga agar anggaran yang sudah dialokasikan bisa dikeluarkan.

Bahkan, dirinya menyatakan akan memantau langsung agar anggaran dimaksud benar-benar diserap.

“Kalau masih rendah, saya telepon langsung, saya tegur menterinya atau kepala lembaganya,” tegasnya.

Jokowi tidak ingin rupiah yang beredar di masyarakat semakin sedikit.

“Harus terus belanja-belanja itu kita dorong agar peredaran uang yang ada di masyarakat semakin banyak,” paparnya.

Sebelumnya, Jokowi marah-marah kepada para menteri dan pimpinan lembaga dalam Sidang Paripurna Kabinet yang digelar tertutup 18 Juni lalu.