Pemprov Jabar Pastikan Data Penerima Bansos Provinsi Tahap II Lebih Akurat

Gedung Sate Bandung.

“Kami sudah punya pengalaman dan punya data yang pasti. Harapan kami di tahap kedua ini, penyaluran lebih lancar, dan semua sasaran yang berhak, harus mendapat bansos,” katanya.

Asisten Administrasi Setda Provinsi Jabar Dudi Sudradjat Abdurachim mengatakan, terdapat sejumlah hambatan dalam penyaluran bansos tahap I. Selain data penerima yang dinamis, kelangkaan komoditas sembako membuat penyaluran terhambat.

“Banyak masyarakat, ingin penyaluran bansos DTKS dan non DTKS bersamaan,” kata Dudi. “Data soal penyaluran bansos tahap I yang clean akan disampaikan pada Jumat (19/6/20),” tambahnya.

Update COVID-19 di Jabar


Berdasarkan data PIKOBAR pada Selasa (16/6/20) pukul 16:00 WIB, 1.142 pasien COVID-19 sudah dinyatakan sembuh. Sementara jumlah pasien positif COVID-19 yakni 2.623 orang, pasien positif aktif yakni 1.319 orang, dan 162 meninggal dunia.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 9.593, selesai pengawasan 8.353 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 1.240 orang. Untuk ODP sebanyak 52.764 orang, selesai pemantauan sebanyak 49.695 orang, dan orang masih dalam pemantauan sebanyak 3.069 orang.

(adv/dia/pojoksatu)