Risma Minta PSBB Surabaya Dihentikan, Ini Jawaban Khofifah

Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini
Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini. Foto net

POJOKSATU.id, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khohidah Indar Parawansa membenarkan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta penghentian penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya.


Dikonfirmasi permintaan Risma, Khoififah tak mau berkomentar banyak.

Mantan Menteri Sosial Ini menyatakan bahwa pihaknya belum memutuskan apakah PSBB Surabaya Raya dilanjutkan atau tidak.

“Kalau PSBB Surabaya, malam nanti, akan dikoordinasikan dengan pakar epidemiologi,” ungkap Khofifah di Tulungagung, Minggu (7/6/2020).


Akan tetapi, ia memastikan bahwa ia memastikan bahwa penerapan PSBB transisi di Malang Raya diperpanjang.

“Kalau masa transisi pasca PSBB di Malang Raya, hari ini adalah hari pertama perpanjangan transisi untuk tujuh hari ke depan,” sambungnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta penghentian penerapan PSBB di Kota Surabaya.

Permintaan itu diutarakan Risma kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat rapat evaluasi PSBB Surabaya Raya di Gedung Negara Grahadi, Minggu (7/6) malam.

“Ini teman-teman lagi membahas hal itu. Mudah-mudahan nanti bisa diterima usulan kita sama Bu Gubernur,” kata Risma saat ditemui di Gelora Bung Tomo, Surabaya.