Anies Berlakukan Gage untuk Roda Dua, Polisi Malah Bingung Tentukan Sanksi bagi Pelanggar

Sistem ganjil genap
Ilustrasi sistem ganjil genap

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi telah diberlakukan di DKI Jakarta pada Jumat, (5/6).


Dalam pemberlakuan PSBB transisi bersamaan  diterapkannya pula aturan sestem ganjil-genap bagi kendaraan roda empat dan dua.

Hal itu tercantum dalam Pasal 18 Pergub Nomor 51 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada masa transisi menuju masyarakat sehat. Aturan tersebut langsung ditandatangani Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Menanggapi hal itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya tetap akan menunggu keputusan Gubernur perihal teknis di lapangan aturan diberlakukannya gage bagi kendaraan roda dua.


“Kita belum tahu ruas dan jalan mana saja yg diterapkan gage sepeda motor, jadi kita tetap menunggu adanya putusan Gubernur dari pedoman teknis terkait hal itu,” kata Sambodo di Jakarta, Sabtu (6/6).

Karena itu, kata Sambodo, belum jelasnya aturan di lapangan, dengan itu pula pihaknya belum bisa menentukan sanksi yang akan diberlakukan kepada pelanggar kebijakan gage untuk roda dua.

“Kalau mau ditilang pakai aturan lalu lintas, rambu-rambunya harus dipasang, kalo gak dipasang rambunya berarti tegurannya PSBB,” ungkapnya.

Diketahui, peraturan ganjil genap di Jakarta sendiri berlaku pada Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 dan kembali berlaku pada pukul 16.00-21.00 WIB. Aturan tersebut tidak berlaku pada akhir pekan dan hari libur nasional.

(fir/pojoksatu)