Anies Tak Main-Main, Jika Situasi Memburuk Bakal Paksa Lagi Warga Masuk Rumah, “Izin Kami Cabut!”

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers perpanjangan PSBB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Meskipun DKI Jakarta tengah melakukan pelonggaran dan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi, bukan berarti masyarakat bisa bebas beraktivitas tanpa mengindahkan aturan.


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, justru meminta warganya untuk tetap berdisiplin di PSBB masa transisi ini. Hal itu penting dilakukan agar tujuan PSBB masa transisi yakni sehat, aman, dan produktif dapat terwujud.

“Bila kita tidak disiplin, potensi penularan (Covid-19) terjadi,” ucap Anies usai melaksanakan sholat Jumat, di Balaikota Jakarta, Jumat (5/6).

Anies menjelaskan, jika situasi di DKI Jakarta memburuk atau kembali terjadi peningkatan kasus Covid-19 setelah adanya pelonggaran PSBB, maka dirinya tidak segan untuk mengambil tindakan tegas.


“Gugus Tugas tidak segan-segan untuk menggunakan kewenangannya menghentikan proses transisi dan kembali semua berada di rumah. Tentu kita tidak ingin itu terjadi, karena itu mari kita semua disiplin,” tegas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Anies juga mengajak seluruh warga Ibukota untuk ikut mengawasi jalannya PSBB transisi tersebut. Sebab, menurut Anies, aparat penegak hukum kesulitan jika harus mengawasi kegiatan warga yang begitu banyak.

“Mari kita semua ikut mengawasi. Bila menemukan penyimpangan, tegur, laporkan kepada kita, dan kita akan tindak sesuai dengan semua peraturan yang ada. Kami tidak segan-segan untuk mencabut izin, untuk menutup tempat apabila melakukan pelanggaran,” pungkasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)