Ade Armando: Saya Tidak akan Minta Maaf kepada Din Syamduddin

Ade Armando usai diminta keterangan penyidik Polda metro Jaya terkait laporan Angota DPD RI Fahira Idris soal meme Anies Joker. Rabu (20/11/2019). Foto: Firdausi/PojokSatu.id
Ade Armando usai diminta keterangan penyidik Polda metro Jaya terkait laporan Angota DPD RI Fahira Idris soal meme Anies Joker. Rabu (20/11/2019). Foto: Firdausi/PojokSatu.id

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengaku kecewa webinar bertajuk Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19′.


Anwar mengaku tidak keberatan dengan topik diskusi tersebut, tetapi dia tidak ingin nama Muhammadiyah terseret.

“Apalagi di negeri ini kebebasan berbicara dijamin dan dilindungi oleh UU. Tetapi untuk topik yang seperti ini jangan membawa-bawa nama Muhammadiyah,” tegas Anwar, dikutip PojokSatu.id dari laman muhammadiyah.or.id, Selasa (2/6).

BACA: Ade Armando Mau Minta Maaf ke Din Syamsuddin, tapi…


Karena, lanjut Anwar, topik ini menyangkut hal yang sangat sensitif dan oleh pihak penguasa dan atau para pendukung rezim tentu bisa diartikan bermacam-macam.

Menurut Anwar, hal itu bisa merusak nama baik dan mempersulit posisi Muhammadiyah dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan baik.

BACA: Ade Armando Minta Maaf kepada PP Muhammadiyah

“Untuk itu saya sangat menyesalkan dan mengimbau para pihak kalau akan menyelenggarakan acara yang akan menyeret-nyeret nama Muhammadiyah ke ranah politik semestinya sebelum melaksanakannya hendaknya bertanya dan berkonsultasi dulu dengan pimpinan pusat dan atau pimpinan wilayah Muhammadiyah setempat agar hal-hal yang akan mengganggu perjalanan dan perjuangan Muhammadiyah ke depannya akan bisa dijauhi dan dihindari,” tegasnya lagi.

(ruh/pojoksatu)