Ade Armando Sebut Din Syamsudin ‘si Dungu’ dan Muhammadiyah Gulirkan Isu Pemakzulan Jokowi

Ade Armando usai diminta keterangan penyidik Polda metro Jaya terkait laporan Angota DPD RI Fahira Idris soal meme Anies Joker. Rabu (20/11/2019). Foto: Firdausi/PojokSatu.id
Ade Armando usai diminta keterangan penyidik Polda metro Jaya terkait laporan Angota DPD RI Fahira Idris soal meme Anies Joker. Rabu (20/11/2019). Foto: Firdausi/PojokSatu.id

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ade Armando disomasi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah. Ia dianggap sudah mencemarkan nama baik mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin.

Tak hanya itu, pengajar Universitas Indonesia itu juga dinilai telah melakukan penghasutan dengan menyebut Muhammadiyah yang menggulirkan isu pemakzulan Presiden Jokowi.

Hal itu sebagaimana unggahan Ade Armando melalui akun Facebook pribadi miliknya, Senin (1/6/2020).

“Isu pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah,” tulisnya.


“Keynote Speakernya Din Syamsudin, si dungu yang bilang konser virtual Corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat,” sambungnya.

Dalam unggahan itu, Ade Armando menyertakan gambar pamflet webinar nasional yang menghadirkan sejumlah pembicara.

Diskusi itu sendiri bertajuk ‘Menyoal Kebebasan Berpendapat dan konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19’.

Wakil Ketua PWPM Jawa tengah, Andika Budi Riswanto menegaskan, pihaknya tak terima dengan unggahan Ade Armando itu.

“Postingan tersebut mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik yang sangat menyakitkan bagi warga Muhammadiyah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2020).