Habib Rizieq Kecam Eks Kontributor Majalah Playboy Jadi Dirut TVRI, sampai Dikaitkan dengan PKI

Habib Rizieq Shihab.
Habib Rizieq Shihab.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penunjukan Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama TVRI terus berpolemik. Selain jejak digital berbau mesum yang diungkap ke publik, latar belakangnya sebagai mantan kontributor Majalah Playboy juga jadi sorotan.

Bahkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ikut angkat bicara soal Dirut TVRI yang baru itu.

Habib Rizieq mengecam pengangkatan Iman sebagai Dirut TVRI karena mantan jurnalis majalah dewasa Playboy yang juga pernah ditolak keras oleh FPI.

Kecaman ini disampaikan Habib Rizieq melalui pesannya yang diteruskan kepada kuasa hukumnya yakni Damai Hari Lubis, Jumat (29/5).

“Dengan latar belakang profesinya sebagai kontributor pada majalah dewasa Playboy, nyatanya diangkat sebagai Dirut TVRI, kok bisa?” kata Habib Rizieq dikutip Pojoksatu.id dari JPNN.

Direktur Utama TVRI yang baru, Iman Brotoseno.

Direktur Utama TVRI yang baru, Iman Brotoseno.

Menurut Habib Rizieq, sangat tidak layak Iman menjadi Dirut TVRI. Pasalnya TVRI milik negara dan bermuatan tontonan yang wajib mengedukatif, berpendidikan agamis dan moralitas, serta menampilkan wajah dengan adab budaya bangsa.

“Sehingga tidak pantas sosok itu menjadi pimpinan TV nasional. Mestinya diisi sosok dengan kepribadian yang baik, agar bisa menjadi contoh suri tauladan,” tambah Habib Rizieq yang kini berada di Arab Saudi.

Habib Rizieq khawatir, dengan dipilihnya Iman sebagai pimpinan TVRI, nanti materi yang ditayangkan berbau pornoaksi dan tak senonoh.

Menurutnya, pornografi dan pornoaksi merupakan alat Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk mengacaukan umat beragama di negara ini.

“Pornografi dan pornoaksi adalah salah satu alat propaganda dari PKI untuk merusak umat beragama,” tandas Habib Rizieq.

Kekhawatiran Habib Rizieq tampaknya cukup logis. Apalagi baru-baru ini terkuak bahwa Iman memang kerap membuat postingan di akun media sosialnya yang berbau mesum.

Bahkan sepanjang Jumat malam tadi, warganet ramai membagikan jejak digital cuitan di twitter Iman yang dianggap tak bermoral.

(fat/jpnn/pojoksatu)