Tak Peduli dengan PSBB, Muda Mudi Ini Asik Belanja Baju Distro Jelang Lebaran

Jelang Lebaran, distro ramai dikunjungi pembeli. (Arief/Pojoksatu)
Jelang Lebaran, distro ramai dikunjungi pembeli. (Arief/Pojoksatu)

POJOKSATU.id, BANDUNG – Setiap jelang Lebaran, sejumlah gerai distro di Bandung obral diskon untuk menarik minat pembeli.

Seperti yang terlihat di sejumlah distro atau toko pakaian yang terletak di Jalan Trunojoyo, Kota Bandung. Meski di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), toko-toko ramai dikunjungi pembeli, yang kebanyakan anak-anak muda.

Mereka tak melakukan pengaturan jaga jarak atau physical distancing yang dilakukan oleh petugas di lokasi.

Bahkan antrean terjadi sebab di bagian dalam distro maksimal hanya boleh dikunjungi oleh lima orang.

Peraturan tersebut ditulis dalam secarik kertas dan ditempel di pintu masuk. Selain maksimal lima orang, pengunjung yang masuk ke dalam mesti mengenakan masker.

Selain antrean pengunjung di distro, terlihat pula marak pedagang kaki lima di sisi kanan maupun kiri Jalan Trunojoyo.

Warga Soreang, Kirman (18), dirinya datang bersama saudaranya mengaku hendak membeli pakaian untuk merayakan Idul Fitri.

Dia memilih distro yang ada di Jalan Trunojoyo karena banyak distro dari brand terkenal dan memberikan potongan harga.

“Mau belanja jelang Lebaran. Karena banyak distro yang terkenal. Ada yang diskon 20 persen. Kesini sama saudara,” paparnya.

Lebih lanjut, Kirman mengetahui soal pemberlakuan PSBB di Kota Bandung. “Tahu sih, saya terkejut terjadinya antrean manusia ketika hendak membeli pakaian,” jelasnya.

Dimintai tanggapan soal penerapan PSBB, ia mengatakan : “Baik sih ada PSBB. Saya ngeliat masyarakatnya susah diatur,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang Tantribum Satpol PP Kota Bandung Taspen Efendi menegaskan, distro yang ada di Jalan Trunojoyo mestinya tak bolehberoperasi.

Petugas, lanjut dia, sudah memberikan imbauan agar distro ditutup untuk sementara waktu.

“Ditutup saja. Silakan saja (kalau bandel), nanti kan risikonya kan ada,” tegas dia.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bandung dipastikan bakal memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara maksimal terhitung sejak tanggal 20 hingga 29 Mei mendatang.

“Dari hasil tadi rapat, kita sepakat di Kota Bandung PSBB dilanjutkan sampai dengan 29 Mei 2020,” kata Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Balai Kota Bandung, Selasa (19/5) lalu.

(rif/pojoksatu)

Berita Terkini

Nyaman Banar

Tidak mudah berkhotbah di depan hanya 16 orang. Apalagi umur mereka bervariasi