Kasus Positif Corona di Surabaya Meningkat Drastis, Bu Risma Blak-blakan Beber Penyebabnya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto @BanggaSurabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto @BanggaSurabaya

POJOKSATU.id, SURABAYA – Kamis (21/5) kemarin, kasus positif corona di Surabaya mencapai 311 orang. Kok bisa? Apa penjelasan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini?

“Ini karena kita masif melakukan rapid test dan kemudian kalau reaktif ditindaklanjuti oleh swab,” kata Wali Kota Risma saat rapat evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bersama jajaran kepolisian dan TNI di Graha Sawunggaling, Surabaya, Jumat (22/5), seperti dilansir dari Antara.

Berdasarkan laman lawancovid-19.surabaya.go.id dari 311 kasus positif baru itu 48 orang merupakan orang dengan risiko (ODR).

48 kasus itu didapat dari hasil rapid test massal yang selama ini digelar Pemkot Surabaya.

Terutama daerah yang terdapat warga menjadi penularan Covid-19.

Sehingga jumlah total warga positif Covid-19 di Surabaya mencapai 1.566 orang.

“Kenapa kemudian kami bisa memantau siapa saja yang terkonfirmasi karena setelah kami membuat klaster, kemudian kami menghubungkan
dengan data kependudukan. Misalnya yang ada di daerah Rungkut,” bebernya.

Risma mengatakan situasi di lapangan tidak semudah yang dibayangkan oleh masyarakat.

Oleh sebab itu, berbagai dukungan yang mengalir itu akan membantu wali kota perempuan pertama di Surabaya ini dalam memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Sering kali kita lakukan negosiasi atau upaya persuasif saat meminta mereka (warga yang terkonfirmasi) untuk ke rumah sakit,” kata Risma.