Kasus Perampokan Bos Pakaian di Kuningan, Polisi Temukan Titik Terang

Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, KUNINGAN- Tim penyidik Polres Kuningan telah menemukan sejumlah petunjuk dalam mengungkap kasus perampok rumah mewah bos anek sandang, H Udin, di Desa Pangakalan, Kecamatan Ciawigebang, beberapa waktu lalu.

Kini petugas pun memburu para pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar enam orang tersebut.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik mengungkapkan, jumlah pelaku dipastikan tidak mencapai 20 orang seperti yang diungkapkan korban saat pemeriksaan awal.

Dari hasil pendalaman petugas, lanjut Lukman, diperkirakan perampok rumah mewah bos aneka sandang kurang dari 10 orang saja.

“Kami sudah menemukan beberapa titik terang terkait kemungkinan pelaku yang terlibat dalam perampokan di Desa Pangkalan. Jumlahnya tidak sampai 10 orang, antara enam hingga delapan orang saja, dan kini tengah dalam pengejaran anggota kami,” ungkap Kapolres kepada awak media.

Lukman pun meminta dukungan dari seluruh warga masyarakat Kabupaten Kuningan agar bisa secepatnya bisa menangka para pelaku. Terkait kemungkinan pelaku merupakan orang dekat korban, Kapolres mengaku belum bisa menyimpulkan karena masih dalam proses penyelidikan.

“Kalau dikaitkan dengan perampokan pertama tahun 2011 pun kita belum bisa simpulkan, karena ada beberapa pola yang berbeda. Yang jelas sekarang kita sedang mengejar pelakunya, Insya Allah secepatnya kita bisa tangkap dan memprosesnya sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” ujar Lukman.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah mewah milik H Udin yang dikenal sebagai bos pakaian terbesar di Kabupaten Kuningan di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, pada hari Minggu (17/5) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dirampok sejumlah orang bersenjata samurai dan parang.

Dalam aksinya para perampok rumah mewah bos aneka sandang tersebut sempat menyekap enam penghuninya yang terdiri dari H Udin dan istrinya, anak menantu dan dua pembantunya.

Para pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga milik H Udin dan perhiasan yang dikenakan istri dan anaknya seperti gelang, kalung dan cincin termasuk kaleng biskuit berisi uang receh hasil celengan H Udin. Kerugian dalam peristiwa itu diperkirakan mencapai ratusan juta.

(dhe/pojoksatu/jpr)

Berita Terkini