Choky Sitohang Terseret ‘Prank’ Lelang Motor Jokowi Rp2,55 Miliar

Choky Sitohang dan Andy F Noya jadi host konser amal virtual
Choky Sitohang dan Andy F Noya jadi host konser amal virtual

POJOKSATU.id, JAKARTA – ‘Prank’ lelang motor Jokowi menjadi perbincangan ramai. Pemenang lelang, Muhammad Nuh atau M Nuh tak menebus motor Jokowi senilai Rp2,55 miliar.

Setelah dicek, ternyata M Nuh tidak punya duit. Ia bukan pengusaha, seperti yang diumumkan dalam konser amal virtual yang digelap MPR RI, BPIP dan gugus Tugas Covid-19.

M Nuh adalah seorang buruh hariap lepas di Jambi. Ia mengikuti acara lelang karena tidak paham. Ia mengira justru mendapatkan hadiah.

Peristiwa ini menyeret nama presenter Choky Sitohang. Sebab, Choky merupakan salah satu host acara konser amal bertajuk ‘Bersatu Melawan Corona’ tersebut.

“Kepada siapakah motor listrik buatan anak negeri yang ditandatangani Presiden Jokowi ini akan kami lepas?,” kata Choky sebelum mengumumkan nama pemenang lelang motor Jokowi dalam konser amal virtual, Minggu (17/5).

“Sekarang terakhir kami sudah menerima penelpon yang diterima oleh Mbak Wanda Hamidah tadi, seorang pengusaha asal Jambi, tolong koreksi saya kalau salah, harganya di 2,550, dua miliar lima ratus lima puluh juta rupiah,” kata Choky.

Wanda Hamidah kemudian memperkenalkan nama pemenang lelang motor Jokowi tersebut.

“Bapak M Nuh dari Jambi, beliau dari Kampung Manggis,” kata Wanda Hamidah.

Choky Sitohang kemudian mempertanyakan kembali data pemenang lelang motor listrik yang ditandatngani Jokowi.

“Saya ingin pastikan Mbak, semua data terverifikasi kan?,” tanta Choky Sitohang.

“Terverifikasi, kita bahkan sudah menelepon beliau dua kali,” jawab Wanda Hamidah.

Choky Sitohang: Siapapun yang Menabur Benih Kejahatan Akan Menuainya

Choky Sitohang angkat bicara terkait konser amal virtual yang digelar MPR RI dan BPIP pekan lelau.

“Masih bisa ngerasain merindingnya kesuksesan acara “Berbagi Kasih Bersama Bimbo: Bersatu Melawan Corona”, Minggu, 17 Mei kemarin,” kata Choky di akun Instagramnya, Kamis (21/5).

“Judul acaranya panjang tapi durasinya hanya 2 jam, jauh dibawah durasi acara ‘reality show’ heboh yg dulu pernah sy bawain. Tapi puji Tuhan, alhamdulilah, dlm 2 jam kami efektif bisa mengumpulkan dana yg akan disalurkan kpd masyarakat terdampak Covid-19– lintas profesi, apapun suku, agama ataupun rasnya,” tambahnya.

Choky Sitohang mengaku menerima tawaran menjadi host konser secara dadakan dari artis Olivia Zallianty.

Ia menerima tawaran itu karena merasa ruh-nya kemanusiaan. Ia ingin berpartisipasi untuk ikut beramal di bulan suci Ramadhan dan di masa pandemi ini.

‘Bangga. Terhormat. Sukacita dan rasa syukur saya melimpah bisa terlibat di acara itu. Kebhinekaannya berasa banget,” kata Choky.

“Suatu benih kebaikan telah tertanam. Suatu saat, kami dan mereka yg terlibat akan menuai benih itu. Sebaliknya, siapapun yang menabur benih kejahatan dalam acara kemanusiaan seperti itu, baik secara sengaja lewat tindakan maupun opini, mereka akan menuainya juga,” tandas Choky Sitohang.

(one/pojoksatu)