15 Warga Positif Usia Mandikan Ulang Jenazah Covid-19, Pemkab Sidoarjo Terjunkan Tim Khusus

Virus corona. Ilustrasi. Foto : pixabay
Ilustrasi : Virus corona. Foto : pixabay

POJOKSATU.id, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jatim akan memberlakukan pengamanan ekstraketat di kawasan Dusun Jati, Kecamatan Waru.


Hal ini dilakukan setelah 15 warga di kawasan tersebut positif covid-19 setelah memandikan jenazah.

Diceritakan, sekitar dua minggu lalu ada seorang warga Dusun Jati yang meninggal akibat Covid-19 yang sudah ditangani sesuai SOP oleh pihak rumah sakit.

Sayangnya, sebelum dimakamkan, jenazah itu sempat dibawa ke rumah.


“Jadi ada orang meninggal positif Covid, tapi ada keteledoran penanganan. Kalau meninggal positif SOP-nya sudah ada, yang memakamkan harus pakai hazmat, jumlah tidak boleh banyak, kemudian kotak tidak boleh dibuka,” kata Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.

Namun, untuk jenazah warga yang positif Covid-19 ini, ketika dibawa ke rumah, jenazah malah dibuka. Tak hanya itu, jenazah bahkan dimandikan ulang oleh keluarga dan warga.

“Sehingga dengan itu kejadiannya. Jadi clusternya ya cluster di wilayah yang meninggal itu,” ujarnya.

Karena itu, pria yang akrab disapa Cak Nur itu mengatakan pihaknya akan menerjunkan tim khusus untuk melakukan pengamanan dan melakukan tracing semaksimal mungkin untuk memastikan tidak ada warga lain di luar dusun tersebut yang terpapar Covid-19.

“Di Desa Waru kami menerjunkan tim khusus karena ada 15 warga satu dusun yang positif Covid-19,” katanya ketika ditemui di Balai Desa Brebek, Waru, Sidoarjo.

(jpnn/pojoksatu)