Kronologis Polisi Dibacok Pelaku Tawuran, Niat Mau Nangkep Malah Disabet dari Belakang

POJOKSATU.id, JAKARTA- Tim Gabungan Polsek Tambora mengamankan 23 pelaku tawuran di Kelurahan Duri Selatan Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Akibat kejadian itu, anggota polisi bernama Ipda I Gusti Ngurah Astawa menjadi korban luka bacok.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suparmin menjelaskan, kejadian itu berawal saat ia mencoba menangkap para pelaku tawuran.

Tiba- tiba dari arah belakang ada seorang pelaku tawuran menyebetkan celurit sehingga mengakibatkan luca di bagian punggung.

“Jadi korban lagi mau tangkap tawuran, ngak tahunya ada yang nyabet dari belakang,” kata AKP Suparmin saat dikonfiasi, Kamis (14/5).


Usai terkena bacokan, Ipda I Gusti Ngurah langsung terkapar di tempat. Beruntung ada anggota lain langsung membawa korban ke rumah sakit.

“Kena punggungnya dan dijahit beberapa jahitan. Sekarang sudah dirawat jalan,” tuturnya.

Sementara, pelaku pembacokan terhadap korban berhasil merikan diri. Kini pelaku tengah diburu.

“Pelaki yang membacok korbam masih kita kejar,” ucapnya.

Sebelumnuya, Tim Gabungan Polsek Tambora telah mengamankan 23 pelaku yang tergabung dalam kelompok Pemuda Setia Kawan Jati Pulo Jakarta Pusat melawan kelompo Pok Pemuda Pangkalan Bemo Duri Selatan Tambora.

Dari 23 pelaku tawuran yang diamankan itu ada 14 orang pemuda warga Kelurahan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat dan 9 orang dari pemuda warga Setia Kawan, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat.

Atas kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu 2 buah celurit, 14 anak panah dan sejumlah batu dan pecahan botol.

(fir/pojoksatu)